Senin, 28 Mei 2012

algoritma dalam turbo pascal


Tipe Data dalam Turbo Pascal

Pascal merupakan salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi.
Turbo Pascal merupakan program compiler. Compiler sendiri berarti program yang menerjemahkan tulisan berupa kode program menjadi bahasa mesin yang dapat dimengerti oleh komputer. Proses yang dilakukan disebut compile atau compiling. Suatu program dapat di-compile dengan menggunakan kombinasi tombol Alt + F9. Sedangkan untuk menjalankan program, tombol yang dapat digunakan adalah Ctrl + F9. Bila selama proses compile terdapat error atau kesalahan dalam penulisan program, maka Turbo Pascal akan memberitahukan letak kesalahan tersebut sehingga pengguna dapat memperbaikinya di halaman editor.
Turbo Pascal merupakan bahasa yang case insensitive yang berarti penulisan dalam huruf kapital maupun huruf kecil tidak dipermasalahkan.

Struktur kode
Pada setiap kode pemrograman, terdapat aturan yang harus dipatuhi agar program tersebut dapat menjalankan (compile) suatu program dengan baik tanpa error. Struktur utama pada Turbo Pascal adalah sebagai berikut.
program … ; {deklarasi nama program}
uses … ; {deklarasi penggunaan unit}
const … ; {deklarasi konstant}
type … ; {deklarasi tipe data}
var … ; {deklarasi variabel}
procedure … ; {deklarasi procedure}
function … ; {deklarasi function}
begin
statement; {program ditulis di sini}
end.

Komentar
Komentar dipakai untuk memberikan penjelasan atau keterangan di dalam baris program. Teks yang ditulis sebagai komentar tidak akan dikompilasi oleh kompiler pada saat program aplikasi dijalankan.
Untuk menuliskan sebuah komentar, dapat menggunakan tanda Kurung kurawal {  }
Program
Pada baris pertama, anda dapat mendeklrasikan nama program. Umumnya untuk mengefisiensikan pengerjaan suatu program, baris pertama dapat diacuhkan atau dilewatkan.
Uses
“USES” merupakan deklarasi penggunaan unit dalam Turbo Pascal. Unit merupakan bagian dari program yang berisi kumpulan function dan procedure. Contoh fungsi yang banyak digunakan adalah CRT, dengan function yang terdapat di dalamnya yaitu clrscr dan readkey.
Const
digunakan untuk mendeklarasikan suatu konstan. Konstan merupakan suatu keyword yang memiliki nilai tertentu atau nilai tetap. Misalnya bila anda mendeklrasikan PI sebagai 3.14, maka ketika anda menggunakan PI pada baris program, PI akan digantikan dengan 3.14.
Type
Type digunakan untuk mendeklarasikan suatu tipe data baru dari tipe data yang sudah ada sebelumnya.
Var
Var digunakan untuk mendeklarasikan suatu variabel. Variabel yang dideklarasikan harus memiliki tipe data tertentu.
Pendeklarasian variabel sebagai berikut:
Var nama_variabel : tipe_variabel
Contoh:
Var a : integer;
Procedure dan Function
Procedure dan function merupakan sub-program. Contoh procedure adalah writeln dan clrscr karena kedua procedure tersebut tidak mengembalikan nilai apapun. Sedangkan contoh function adalah “sqrt” yang akan mengembalikan nilai berupa akar kuadrat dari bilangan yang dimasukkan.
Begin…End.
Program utama atau algoritma yang akan dijalankan oleh Turbo Pascal dapat ditulis diantara BEGIN sampai dengan END.

Tipe Data
Terdapat beberapa tipe data yang dapat dipergunakan dalam suatu variabel, di antaranya adalah (beserta range yang dapat diterima):
Integer
Integer (-2^15 sampai 2^15), word (0 sampai 2^16), shortint (-2^7 sampai 2^7), byte (0 sampai 2^7), longint (-2^23 sampai 2^23)
Float / Real
Real (6 byte), singel (4 byte), double (8 byte), extended (10 byte), comp (8 byte)
Boolean
Bernilai TRUE atau FALSE (1 atau 0)
Char
Merupakan integer yang telah dikonversikan ke kode ASCII (American Standard Code for Information Interchange)
Array
Merupakan deretan suatu variabel yang bertipe data sama. String merupakan array dari char.

Algoritma dasar
Pada dasarnya terdapat beberapa algoritma yang harus dikuasai dalam pemrograman
yaitu:
  1. Operator
  2. Input/output: Bagaimana meminta suatu input dan menampilkan suatu output.
  3. Selection: Bagaimana membuat program yang dapat memilih bagian yang akan dijalankan.
  4. Repetition / looping: Bagaimana membuat program yang dapat mengulang suatu bagian program yang dijalankan.

Rangkuman operator
Dalam bahasa pemrograman, sebuah proses dibagi menjadi 2 yaitu operand dan operator.
Operand dapat berupa variabel atau nilai. Sedangkan Operator merupakan tanda-tanda yang dipakai untuk mengolah.
Terdapat banyak jenis operator diantaranya adalah:
  1. Assignment operator ditandai dengan :=, dan digunakan untuk memberi nilai ke suatu variabel.
  2. Arithmatic operator ditandai dengan *, /, +, -, div, mod. Digunakan untuk pengolahan nilai matematika.
  3. Comparison / Relational operator ditandai dengan =, <, >, <=, >=, <>, dan IN. Digunakan untuk perbandingan 2 nilai sehingga menghasilkan nilai true dan false.
  4. Logical operator ditandai dengan AND, OR, XOR dan NOT. Digunakan untuk perbandingan logika antara dua pernyataan atau lebih.

Derajat Operator
Anda sudah mengenal beberapa tipe data di dalam Pascal dan operatornya. Di dalam Pascal, operator – operator tersebut memiliki derajat atau tingakatan. Adapun kegunaan dari derajat ini adalah Pascal dapat menentukan operator mana yang akan di jalankan terlebih dahulu.
Berikut ini urutan operator berdasarkan derajatnya:
@, not, *, /, div, mod, as, and, shl, shr, +, -, or, xor, :=, <>, <, >, <=, >=, in

 Contoh Algoritma Tipe Data Pada Program Pascal
Tipe data boolean mempunyai dua buah nilai, yaitu True dan False. Kita dapat mendeklarasikan suatu variabel dan mengisi variabel tersebut dengan nilai data boolean True atau False.
Contoh programnya adalah sebagai berikut :
var 
a:boolean;
begin
a:=true;
writeln(a);
writeln(not a);
readln
end.

Jika program ini dijalankan maka hasilnya adalah sebagai berkut:
TRUE
FALSE



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar